ataksia
ataxia
Ringkasan Singkat
Ketidakmampuan untuk melakukan gerakan sukarela secara terkoordinasi, sering kali disebabkan oleh gangguan pada sistem saraf.
Ataksia adalah gejala neurologis yang berupa gangguan koordinasi gerakan tubuh. Individu yang mengalami ataksia sering kali tampak goyah saat berjalan, mengalami kesulitan dengan keterampilan motorik halus seperti menulis atau mengancingkan baju, serta mungkin mengalami gangguan bicara. Kondisi ini dapat bermanifestasi sebagai gejala dari berbagai penyakit mendasar seperti multiple sclerosis, cerebral palsy, stroke, atau akibat cedera fisik dan infeksi yang menyerang sistem saraf pusat.
Ataksia dapat bersifat herediter (diturunkan), seperti pada kasus Friedreich's ataxia, atau didapat (acquired) karena faktor eksternal. Jika kerusakan terjadi pada otak kecil, ia disebut cerebellar ataxia; sedangkan jika disebabkan oleh hilangnya umpan balik sensorik dari otot dan persendian ke otak, ia disebut sensory ataxia. Kata sifat untuk mendeskripsikan kondisi ini adalah ataxic. Penanganan biasanya melibatkan fisioterapi dan terapi okupasi untuk membantu pasien mengoptimalkan sisa fungsi motorik mereka.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS). Ataxia Information Page.
- APA Dictionary of Psychology.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.